Friday, April 12, 2013

Marah

'Seperti segelas do'a kutenggak malam ini,' --
Do'a yang kuharap melegakan dahaga amarah.
Do'a yang sudah lama ingin kulontarkan,
namun aku takut menjadi kenyataan.

'Seperti iPhone yang butuh app-store's free application,'
itu yang bisa aku analogikan.
Aku yang menjadi free application. 
Dibutuhkan ketika iPhone
 ingin terlihat menawan.

Selebihnya?
mungkin hanya compliment murahan.
Yaa, mungkin hanya rate.
untuk aku mungkin, 3 bintang.

Terkadang, mengucapkan gwenchanayo 
mudah. Sangat mudah, 
kurasa.

'Seperti segenang air di tengah dingin,'
dingin yang mengundang kebekuan.
Gwenchanayo sudah kehilangan arti,
bagiku.

Hanya sepenggal kata mudah,
untuk menghibur hatinya, gundah. 
Bajingan!

Aku terlalu lemah terhadap tatapan,
terlalu lunglai untuk berkata Tidak akan!
Terlalu banyak berfikir,
berfikir sampah! Karena takut melukai hati.

Segelas do'a kutenggak malam ini,--
Do'a yang kuharap melegakan dahaga amarah.
Do'a yang sudah lama ingin kulontarkan,
namun aku takut menjadi kenyataan.
 
Kenyataan bahwa aku bukan app-store siapa-siapa.


Icha, Sleman, 2013 

No comments:

Post a Comment